TASIKMALAYA — Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tasikmalaya priode 2021-2026 telah resmi di lantik, bertempatan di Saung Koneng Jl. Raya Cikunir Desa Cikadongdong Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Minggu (06/06/2021).

Saya merasa terpanggil dengan keberadaan posisi olahraga catur di Kab. Tasikmalaya yang sesungguhnya memiliki potensi besar untuk bisa meraih prestasi di level Jawa barat atau di level nasional dan mungkin juga di level internasional, karna terbukti pada Porda tahun lalu memperoleh 1 mendali emas, 2 perunggu dan 1 perak, meraih urutan ke 3 olahraga catur di Jawa barat.
“Tetapi yang saya lihat untuk catur di Kab. Tasikmalaya selama ini masih memerlukan pembinaan memerlukan arahan dan bingbingan, agar olahraga ini menjadi sebuah potensi yang bisa membawa nama besar Kab. Tasik,” ungkap ketua Percasi Kab. Tasikmalaya Erry Purwanto, M.Si, usai di lantik.
Erry mengatakan, atas keterpanggilan itu, saya Insyaallah bersedia memimpin organisasi catur dengan harapan kedepan bisa melakukan upaya-upaya penggalian potensi yang dilakukan sejak dini, terutama di usia anak-anak sekolah.
“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan seleksi untuk tim Porda Jawa Barat. Insyaallah kami juga akan melakukan kegiatan yang berkait dengan pemilihan atlet, agar bisa fokus untuk meraih mendali di Porda yang akan datang di tahun 2022 dan menghadapi open Prabapora kualifikasi pada bulan November, mudah-mudahan atlet catur ini bisa lulus kualifikasi,” ucapnya.
Terkait pesiapan Porpov tahun 2022 ini yang akan kami rencanakan sama temen-temen itu, bagaimana yang terbaik.
“Yang paling penting, saya akan fokus untuk mencari bibit atlet pencatur lokal, pencatur daerah yang bisa di percaya untuk meraih Mendali pada Porpov Jawa Barat yang akan datang. Target minimal, 2 mendali emas, 1 perak dan 2 perunggu,” tambahnya.
lanjut Erry, kita akan melatih mempersiapkan dalam seleksi besok itu sekitar 20 orang dan itu sudah di persiapkan oleh kita sebagai pengurus Percasi yang baru.
“Sudah di awal seleksi, sudah di awali dengan turnamen liga catur se-Priangan Timur, untuk mencoba melatih dan membiasakan bertarung agar mereka tidak mengalami penurunan atau degradasi spirit,” tegasnya.





