iNOVATIF89.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan luasan 87 persen Lahan Baku Sawah (LBS) menjadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), di Gedung Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (29/04/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M, bersama Direktorat Jenderal Tata Ruang, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Tasikmalaya H. Asep Sopari Al Ayubi,S.P., M.I.P, beserta kepala daerah di wilayah Jawa Barat.
Kegiatan ini adalah langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan melalui perlindungan lahan pertanian produktif dari ancaman alih fungsi lahan yang tidak terkendali, yang kemudian diintegrasikan ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Dalam arahannya, Kang Dedi Mulyadi (KDM) — sapaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menekankan peran penting sinergi data antara Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sebagai tindak lanjut, verifikasi LBS ditargetkan selesai dalam waktu singkat untuk diakomodasi dalam revisi RTRW Jawa Barat sebagai faktor pemenuhan tata ruang dan target swasembada pangan sesuai RPJMN 2025-2029.





