>

“Urang Sunda Ngabebenah Lembur, Dapur oge Ngebul” Pemdes Tawangbanteng Gelar Berbagai Kegiatan Penanggulangan Covid-19

Pewarta : Yusrizal.

Inovatif89.com — Pemerintah Desa (Pemdes) Tawangbanteng menggelar berbagai kegiatan dalam penanggulangan Covid-19 di wilayah Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Selasa (05/05/2020).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut diantaranya, melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga kurang lebih 1600 Rumah, sarana ibadah, sarana pendidikan dan fasilitas publik.

“Melakukan penyemprotan seluruh ruas jalan yang berada di wilayah Desa Tawangbanteng dan memberikan himbauan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan dan keamanan. Diantaranya dalam meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ungkap Kepala Desa Tawangbanteng, Nandang Abdul Aziz ditemui di sela-sela kegiatan.

Selain itu, terang Nandang, Pemdes Tawangbanteng juga melaksanakan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD ) kurang lebih 1.800 HOK yang dilaksanakan secara serentak di setiap wilayah, di setiap ke RT an dan RW.

“Pelaksanaan PKTD pun bersamaan dengan kegiatan pendistribusi Bansos dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada RTM yang pantau secara langsung oleh Camat Sukaratu H. Ria Supriana, Kapolsek Sukaratu Junaidi SH, Danramil Kapten Handri, dan Babinsa Desa Tawangbanteng Koko Koswara, pada Senin 04 Mei 2020 kemarin,” paparnya.

Menurut Nandang, kegiatan PKTD tersebut merupakan realisasi program yang wajib dilaksanakan oleh seluruh Desa se-Indonesia, sebagaimana kita mafhumi telah diatur melalui Peraturan Kementerian desa. Kegiatan PKTD meliputi : Membenahi saluran irigasi, jalan lingkungan, Tempat Pemakaman Umum dan fasilitas-fasilitas publik lainnya.

“Dengan berlandaskan gotongroyong, steakholder dan masyarakat melaksanakan program Padat Karya Tunai Desa, masyarakat yang tidak menerima (Mendapatkan) PKH, BPNT, dan Bansos dari Pemerintah Propinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Dikatakan Nandang, masyarakat yang bekerja melalui program Padat Karya Tunai Desa diberi insentif atau upah sebesar Rp. 50.000/orang atau HOK. Sasarannya terutama bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) atau masyarakat yang kurang mampu.

“Kegiatan tersebut Alhamdulillah berjalan lancar dan sukses, dengan spirit dari semua steakholder baik dari Pemerintah desa, Kepala wilayah (Kawil), Ketua RT, Ketua RW, Ketua Karang Taruna dan unsur-unsur masyarakat lainnya, bahu membahu demi kelancaran dan suksesnya kegiatan PKTD,” imbuhnya.

Kemudian dalam pelaksanaan kegiatan pencegahan Covid-19 di support dengan peran aktif BPD, LPM, TPK, TP PKK, Posyandu, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan steakholder lainnya. TP PKK Desa Tawangbanteng melakukan himbauan kepada masyarakat mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), memberikan masker, dan lain-lainnya.

“Dalam situasi pandemik Covid 19, semoga out put dari kegiatan tersebut masyarakat terbantu untuk membeli bahan-bahan pokok terkait pangan serta out put lainnya tertata rapih, bersih sehingga warganya sehat,” tambahnya.

lanjut Kades Nandang, kegiatan PKTD sangatlah positif, masyarakat merasa terbantu dalam keadaan serba sulit terkait covid-19 Sesuai dengan selogan “Urang Sunda Ngabebenah Lembur, Dapur oge Ngebul”.

“Berharap budaya GotongRoyong menjadi spirit antara Pemerintah dan masyarakat untuk kemajuan Desa Tawangbanteng serta yakin, GotongRoyong merupakan ciri khas karakteristik dan jiwa sejati warga Desa Tawangbanteng. Bersama Kita Cegah Corona,” tandasnya.

Editor : Fauzi Balla Dewa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *