TASIKMALAYA — Camat itu mempunyai kewenangan tugas untuk pembinaan, pengawasan dan pengendalian kegiatan di Desa-desa.
Hal tersebut diungkapkan Camat Sukaratu H. Ria Supriatna, S.Sos., M.Si, kepada inovatif89.com ditemui saat sedang melakukan monitoring pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Jl. TPU Kp. Tawangbanteng, Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, Selasa (26/10/20210).
“Tapi khusus monitoring evaluasi yang kami laksanakan melihat kegiatan fisik tidak ke administarsi, dan melakukan pengawasan yang dilaksanakan hanya dari sisi kwantitas, bukan ke kualitas,” paparnya.
Ria mengatakan, apakah benar atau tidaknya itu bagian Inspektorat. Kami hanya sekedar melihat apakah sekedar di administrasi saja kegiatan ini, atau benar dilaksanakan? Hasil dari monitoring di delapan desa itu bervariatif, ada yang tidak terpasang papan proyek, pekerjaan belum selesai, dan ada juga pekerjaan yang sedang di laksanakan.
“Memberikan motivasi-motivasi kepada Kepala desa untuk segera menyelesaikan pekerjaan yang di rencanakan agar jangan sampai ada pengendapan keuangan dan sudah di serap tetapi belum di kerjakan. Kami dorong supaya cepat dilaksanakan kegiatan di lapangan,” ucapnya.
Menurut Dia, intinya dari hasil pengawasan kita kegiatan ditingkat Desa sampai saat ini titik terakhir di Desa Tawangbanteng, Alhamdulilah pembangunan TPT yang hanya volume 130 meter besaran anggarannya bisa dilihat di papan proyek.
“Bukan hanya di TPT nya saja, melainkan irigasinya juga menurut penjelasan kepala desa. Apakah ada kekurangan atau tidaknya, saya pertanyakan dirabat atau tidaknya dan ternyata rencananya akan dirabat,” ungkapnya.
Harapan kami, dengan adanya kegiatan ini tidak hanya mutlak mengandalkan anggaran yang dari Pemerintah tapi ada dari kepedulian masyarakat untuk membantu bahan ataupun tenaga.
“Terkait yang tidak ada papan proyek jadi alasannya karena diantaranya sudah selesai, tapi kita belum melihat ke lapangan. Tujuannya pada papan proyek itu untuk supaya masyarakat tau, bahwa kegiatan ini di danai dari bantuan keuangan yang di kerjakan oleh pihak Desa. Sehingga nantinya masyarakat punya pembanding,” imbuh Camat Ria.
Ria menegaskan, masyarakat juga mempunyai hak untuk melakukan pengawasan kegiatan dilapangan dan dipersilahkan untuk memantau, mengevaluasi proses kegiatan dilapangan. Diperlukan evaluasi khususnya di Kecamatan Sukaratu mungkin sekitar 95% pengerjaan sudah di laksanakan.
“Adapun yang selesai bahkan ada juga yang sudah diperiksa oleh Inspektorat, tapi banyak juga yang belum dilakukan pengawasan oleh inspektorat. Tetapi awal melakukan pengawasan ini, saya dengan Kapolsek hanya memantau dari sisi kwantitas bukan kualitas. Kalau kearah kualitas itu bagian teknis,” tambahnya.
Kepala Desa Tawangbanteng Nandang Abdul Ajiz ditemui di kantornya usai mendampingi Muspika Kecamatan Sukaratu melakukan monev di wilayah desa nya mengatakan, Muspika terutama Camat berkewajiban melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan infrastruktur yang dilaksankan oleh Desa-desa.
“Kebetulan Desa Tawangbanteng hari ini yang di monev adalah terfokus pada Bantuan Keuangan (Bankeu) Kabupaten Rp. 85 Jt yang peruntukan untuk pembangunan TPT TPU wilayah Kedusunan tawangbanteng. Alhamdulilah swakelola swadaya masyarakat baik dan pelaksanaan kegiatan pembangunan berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Kami juga, terang Dia, memberikan referensi kepada Camat dari mulai 0%, 40% hingga sampai dengan 100%. Kita transparan papan proyek pun dari mulai pelaksanaan hingga sampai sekarang tetap terpasang, itu membuktikan bahwa kita melakukan kegiatan dengan prosedur dan segala juklas juklis yang dilaksanakan oleh Pemerintah.
“Kalau kita tadi mencoba masukan dari Kecamatan pada prinsipnya, Camat menyampaikan bahwa Tawangbanteng ketika di monev dana Bankeu sudah terserap dan sudah terlaksanakan? Tos diterapkeun,” tegasnya.
lanjut Nandang, saya tidak menyinggung Desa-desa yang lain cukup Desa saya saja.
“Camat menyampaikan bahwa Alhamdulilah papan proyeknya masih terpasang dan itu membuktikan bagaimana pembelajaran bersama yaitu transparasi dari mulai perencanaan, pelaksanaan sampai selesai kegiatan itu benar-benar di monitoring,” pungkasnya.





