SUMEDANG — Dengan berdirinya Mushola Al Kahfi di Markas Komando Rayon Militer (Koramil) 1004/Kecamatan Tanjungsari, Kodim 0610/Kabupaten Sumedang menjadi ikon kemanunggalan TNI dan Rakyat. Hal itu terungkap dalam acara syukuran Mushola tersebut yang dihadiri dari berbagai lapisan masyarakat, Rabu (08/09/2021).
Dalam kesempatan itu tokoh masyarakat Jawa Barat yang sekaligus sebagai Manager Persib, H.Umuh Muchtar hadir meresmikan Mushola Al-Kahfi dan Mubaligh/penceramah Abuya KH. Muhyidin Abdul Qadir Almanafi pimpinan Pondok Pesantren As Syifa Walmahmudiyah.
Turut dihadiri oleh Ustadz Fuad Ginan Burhannuddin, Para Camat, Kapolsek, Kepala Desa, Ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dari tiga Kecamatan yaitu Tanjungsari, Sukasari dan Pamulihan, serta masyarakat sekitar.
Tokoh Masyarakat Jawa Barat, H.Umuh Muchtar dalam sambutannya mengatakan, saya sangat mengapresiasi sekali pembangunan Mushola yang diprakarsai oleh Danramil.
“Ini sangat luar biasa, sangat bermanfaat sekali bagi warga sekitar dan pengguna jalan, apalagi terletak dipinggir jalan raya. Dimana banyak orang yang mencari Mushola untuk menunaikan ibadah Sholat, ketika dalam perjalanan jauh,” ungkapnya.
Menurutnya, barang siapa yang membangun Masjid/Mushola, maka Allah akan membangun rumahnya di surga.
“Sehingga, mudah-mudahan menjadi ladang amal ibadah bagi Danramil dan anggota TNI yang lainnya,” tambah Umuh.
Sementara itu, Danramil Tanjungsari Kapten Inf. Agus Hermawan menjelaskan, Mushola Al Kahfi Koramil Tanjungsari Alhamdulillah telah selesai dibangun. Anggaran pembangunnya itu murni bersumber dari iuran anggota Koramil dan para dermawan yang tidak henti-hentinya menyalurkan Shadaqoh untuk berpartisipasi.
“Tanpa menggunakan proposal ke perusahaan atau para pengusaha, ini murni hasil sumbangsih warga seiklasnya dan swadaya anggota TNI Koramil Tanjungsari, dibantu oleh rekan-rekan dari Kepolisian,” imbuhnya.
Ia menyampaikan, Koramil itu adalah Rumah Rakyat, tugas TNI jelas melindungi segenap rakyat dan seluruh Tumpah Darah bangsa Indonesia. Nama Mushola Al Kahfi sangat cocok, artinya Gua tempat Berlindung dari 7 Pemuda untuk munazat kepada Allah SWT.
“Demi kebaikan rakyat, TNI pasti akan berupaya melindungi Rakyat terlebih di Masa Pandemi seperti saat ini. Jadi apapun yang bisa kami kerjakan untuk masyarakat akan kami kerjakan, salah satunya membangun Mushola seperti ini. Dengan harapan masyarakat bisa menggunakannya dan menjadikan Koramil juga rumah rakyat,” ujarnya.
lanjut Kapten Inf. Agus, Alhamdulillah tidak ada kendala ketika proses pembangunan Mushola dan semua bantuan sekecil apapun itu dengan kesadarannya masing-masing di kumpul-kumpul, jadilah bangunan seperti ini.
Mengucapkan terimakasih kepada Dandim 0610/Sumedang, para donatur, anggota Babinsa, H. Umuh Muchtar dan semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
“Koramil adalah rumah rakyat, Kodim rumah rakyat, tempat berlindung warga masyarakat dan Mushola inipun silahkan digunakan untuk kepentingan masyarakat. TNI menyakini, bahwa Rakyat adalah Ibu Kandungnya. Jadi tidak salah jika TNI memfasilitasi hal ini untuk Ibu Kandungnya, karena Surga berada di telapak kaki Ibu,” tuturnya.





