Dinas Sosial Kabupaten Kuningan Launching Penyaluran Program Sembako Tahun 2020

Inovatif89.com — Dinas Sosial Kabupaten Kuningan Launching Penyaluran Program Sembako tahun 2020, bertempat di Aula Desa Cikadu, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Kamis (13/0/2020).

Bacaan Lainnya

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kuningan H. M Ridho Suganda, SH., M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan Drs. Teddy Suminar, M.Si, Camat Nusaherang Drs. Syarifudinsyah, Forum Koordinasi Kecamatan Nusaherang, Kepala Desa se-Kecamatan Nusaherang, Pendamping TKSK, Pendamping PKH, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako dan undangan lainnya.

Dalam sambutanya, Kepala Desa Cikadu Ucu mengucapkan selamat datang serta ucapan terima kasih atas kehadiran Wabup dan jajarannya di Desa Cikadu dalam rangka Launching Penyaluran Program Sembako tahun 2020.

“Bahwa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako di desanya, berdasarkan data yang ada sebanyak 114 Keluarga Non PKH dan 100 Keluarga PKH sehingga jumlahnya adalah 214 Keluarga yang tersebar di 5 Dusun,” jelasnya.

Menurut Ucu, program ini sangat dirasakan manfaatnya bagi warga kami, salah satunya adalah meningkatkan ketahanan pangan bagi keluarga penerima manfaat, sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.

“Berharap program ini dapat berkelanjutan dan tepat sasaran, sehingga warga yang belum menerima bantuan ini bisa terakomodir,” ujar Kepala Desa Cikadu.

Selain itu, Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda, mengucapkan terima kasih kepada Camat Nusaherang beserta jajarannya dan kepada Kepala Desa Cikadu yang telah memfasilitasi terselenggaranya Launching Penyaluran Program Sembako tahun 2020.

“Program Sembako merupakan pengembangan dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebagai program transformasi bantuan pangan, untuk memastikan program untuk tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi.

Seperti halnya Program BPNT, Program Sembako diharapkan dapat memberikan pilihan kepada penerima manfaat dalam memilih jenis, kualitas, harga dan tempat membeli bahan pangan.

Pada tahun 2020, dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektifitas program bantuan pangan, maka indek bantuan yang semula Rp. 110.000,-/KPM/­Bulan, naik menjadi Rp. 150.000,-/KPM/­Bulan.

Dengan memperluas jenis komoditas sembako yang dibeli , sehingga tidak hanya berupa beras dan telur seperti pada Program BPNT. Namun juga komoditas lainnya yang mengandung sumber protein hewani, berupa telur/daging/ikan, sumber nabati seperti kacang-kacangan termasuk tempe dan tahu serta sumber vitamin dan mineral seperti sayur mayur dan buah-buahan.

Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan akses Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terhadap bahan pokok dan kandungan gizi lainnya,” paparnya.

lanjut Ridho, berharap penyaluran sembako tahun ini dapat dilaksanakan dengan tertib, tidak ada lagi kartu KKS yang dibawa oleh Pendamping Bansos, karena kartu itu isinya uang yang akan dibelikan sembako oleh KPM.

“Kepada E-Warong yang sudah ditunjuk oleh Bank Penyalur agar dapat melayani KPM dalam pembelian sembako, dan juga memperhatikan ketersediaan bahan pangan yang dibutuhkan oleh KPM sesuai dengan jumlah dan sebaran KPM di wilayahnya masing-masing,” tegasnya. [Diskominfo / Fuazi]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *