Pewarta : Fauzi
Inovatif89.com — Pemerintah Desa Cileuleus bersama Puskesmas dan Muspika Kecamatan Cisayong melaksanakan penyemprotan disinfektan ditempat sarana umum dan tempat ibadah di wilayah Desa Cileuleus, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kamis (26/03/2020).

Dalam pelaksanaan penyemprotan tersebut dilakukan oleh Babinkhantibmas Aiptu. Budi Prasetyo, Kepala seksi pemerintahan Wahyu Wibiksana, Kepala seksi kesejahteraan Reza Pratama, Kaur keuangan Aep Saepudin, Kawil Sukamulya Zulkarnaen, Kawil Sirnarasa Ramdani Rosyandi, Kawil Langensari Abdul Rohim, Kawil Sindangtanjung Nyanjang S, dan Linmas serta dihadiri oleh Bidan Desa Ari Marlinah, Am.Keb, Sekretaris desa Yani Suryani, dan Kepala seksi pelayanan Deden Sundana.
Dengan mengendarai mobdin desa, Bidan Desa Ari Marlinah bersama Sekretaris desa Yani Suryani, menggunakan megaphone mensosialisasikan dalam upaya memutus matarantai penyebaran pandemik virus Corona (Covid-19).
1. Mencuci tangan minimal 20 – 30 detik
2. Rajin berolahraga
3. Melakukan etika batuk dengan menutup mulut saat batuk menggunakan siku bagian dalam + gunakan masker
4. Menghindari tempat-tempat keramaian dan jaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter
5. Menjauh dari tempat-tempat berkumpul seperti Pasar, statsiun
6. Budayakan hidup bersih dan sehat dengan mengkonsumsi makanan bergiji, vitamin, dan minum air putih yang cukup
7. Berjemur dibawah matahari minimal 15 menit
8. Menggunakan peralatan pribadi padasaat ibadah berjamaah. ujarnya.
lanjut Ari, kalau ada anggota keluarga atau sodara yang baru pulang dari luar daerah atau luar negeri, maka tidak perlu datang kerumah tenaga medis (Puskesmas, mantri, bidan, dokter atau kelinik) untuk test kesehatan, yang perlu dilakukan adalah:
1. Tetap dirumah selama 14 hari, jangan pergi kemana-mana dulu, diam didalam rumah
2. Anggota keluarga melaporkan aparat terdekat (ke RT, RW, Kader) bahwa ada anggota keluarga yang baru pulang dari luar daerah atau luar negeri dengan menyertakan data KTP dan KK serta nomor telpon yang bisa dihubungi
3. Jika dalam 14 hari ada keluhan (Demam, Batuk-batuk, Flu, Sakit tenggorokan, Diare dan Sesak napas) maka hubungi via telpon aparat setempat atau tenaga kesehatan setempat
4. Selanjutnya akan ditindak lanjuti dengan wawancara telpon, jadi tenaga medis tidak datang ke rumah dan pasien tidak mengunjungi fasilitas kesehatan (Pasien tetap di rumah), jika gejala mengarah ke penyakit corona akan ada petugas khusus dari kesehatan yang melalukan penanganan lebih lanjut. Hal ini menekan penyebaran virus tersebut.
“Yang terakhir berdo’a kepada Alloh SWT setiap waktu, mari kita sama-sama berdo’a kepada Alloh SWT dalam menghadapi penyebaran virus Corona,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cileuleus Anang Hardi ditemui di Kantornya kepada Inovatif89.com mengatakan, karen sipatnya urgen sehingga kemarin malam Pemerintah desa menggelar rapat dengan unsur terkait di Desa Cileuleus.
“Hasil dari rapat tersebut sehingga hari ini dilaksanakan penyemprotan disinfektan ke tempat-tempat sarana umum dan tempat ibadah diwilayah Desa Cileuleus untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona,” tegasnya.





