Diduga Sarat Penyimpangan, FPII Korwil Waykanan Kawal Penyaluran BPNT Oleh PT. MJM

Inovatif89.com – PT. Mubarokah Jaya Makmur (MJM) diketahui sebagai suplayer/menjadi pihak ketiga dalam penyaluran dan pendistribusian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disinyalir semakin merajalela, khususnya di Kabupaten Waykanan. Walau sudah berkali-kali dilaporkan oleh LSM dan diberitakan oleh Wartawan namun tidak ada efek jera.

Pasalnya, dalam penyaluran sembako/BPNT yang dibagikan kepada pihak KPM diduga masih tidak sesuai dengan total uang yang masuk ke rekening KPM sebesar Rp 200.000.

Bacaan Lainnya

Bila KPM  yang ada di Kabupaten Waykanan mencapai lebih kurang 36.000 KK,  maka Masyarakat Waykanan diperkirakan mengalami kerugian hampir mencapai milyaran rupiah dalam perbulannya.

Dan ini diperkuat dengan sembako yang diterima (KPM) satu tahun terakhir seperti ; Beras 10 kg, telur 1 kg/16 butir, buah pir 1 kg, kentang 1 kg, dan kacang hijau 1/2 kg.

Menurut sumber, saat pembagian di kampung Negeri Baru dan Negeri Batin Kecamatan Blambangan Umpu selasa (21/07/2020 ) yang lalu bahwa pengiriman sembako yang mereka terima masih dari PT. Nubarokah Jaya Makmur (MJM) yang berkantor cabang di Kampung Setia Negara Kecamatan Baradatu Waykanan.

Atas dugaan kerugian yang ditimbulkan dalam penyaluran bantuan sembako/BPNT ke masyarakat oleh PT. MJM, maka  Forum Pers Independent Indonesia (FPII ) Koordinator wilayah (Korwil) Kabupaten Waykanan akan mengawal proses penyaluran hingga sampai ke tangan masyarakat (KPM) guna mencegah kebocoran bantuan untuk masyarakat kurang mampu.

Hal tersebut disampaikan Ketua Korwil FPII Kabupaten Waykanan Indra Jaya Saputra, Selasa (04/08/2020).

Menurut Indra, bila penyaluran BPNT oleh PT MJM di bulan Agustus dan bulan-bulan berikutnya diduga masih dipandang merugikan masyarakat, maka FPII akan melakukan kritik yang lebih keras.

“kita akan kawal pembagian BPNT bulan Agustus dan selanjutnya, bila program ini kedepan masih dijadikan ajang untuk memperkaya diri oleh pihak tertentu, khususnya oleh Suplayer dalam hal ini PT MJM, maka kita akan lakukan kritikan lebih keras lagi. Sebagai salah satu Organisasi, FPII kemungkinan akan melakukan Aksi/demo,” tandasnya.   (Fauzi)

Sumber : FPII Korwil Waykanan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *