Alun-Alun Sumedang Dibagi Dua Zona, Mengandung Berbagai Makna Filosofis

Inovatif89.com — Penataan Alun-alun Sumedang sendiri dibagi menjadi dua zona yang meliputi zona wilayah Formal di bagian Selatan dan Zona Rekreasi/Bermain di bagian Utara. Setiap zona mengandung berbagai makna filosofis, seperti zona humaniora, sejarah dan budaya kasumedangan warisan para leluhur.

Kemudian, keempat pojok Alun-alun mempunyai fungsi tersendiri dan bersifat tematik. Pada pojok kanan sebelah Selatan terdapat wahana bermain untuk anak-anak. Sedangkan pada pojok kirinya terdapat wahana Kaulinan Barudak Baheula (Permainan tempo dulu).

Di pojok kanan Sebelah Utara, terdapat pojok baca dan di pojok kirinya terdapat kolam cetek, ampitheater dan display beberapa sosok profil singkat pemimpin/Bupati Sumedang dari masa ke masa. Sedangkan di bagian tengah zona Selatan alun-alun dijadikan tempat untuk kegiatan formal seperti upacara.

“Perubahan paling mendasar pembangunan penataan Alun-alun Pusat Kota Sumedang tersebut adalah ruang terbuka publik saat ini tidak lagi dikelilingi pagar, sehingga terbuka dari segala arah. Walapun tidak dibatasi oleh pagar, namun terdapat empat jalan sebagai akses masuk ke dalam alun-alun, sesuai arah mata angin,” imbuh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, ST., MM, di Alun-alun Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (14/3/2020).

Kendati terdapat banyak perubahan di sana-sini, namun penataan alun-alun tersebut tidak melepaskan ciri alun-alun sebagai cagar budaya. [Sumedangkab/Fauzi]

Related Posts

Wakil Bupati Tasikmalaya Mengenang Sejarah 44 Tahun Lalu

iNOVATIF89.com – Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.IP, mengenang sejarah meletusnya Gunung Galunggung 44 tahun yang lalu dengan menghadiri kegiatan “Memory of Galunggung”, di lokasi objek wisata…

Lanjutkan Membaca

Polres Tasikmalaya Kota Bangun Soliditas dan Kepedulian Lingkungan

INOVATIF89.COM – Polres Tasikmalaya Kota membangun soliditas dan kepedulian lingkungan dengan menggelar kegiatan olahraga bersama, dirangkaikan dengan aksi bersih-bersih, di kawasan obyek wisata Situ Gede, Kota Tasikmalaya, Jum’at (06/02/2026) pagi….

Lanjutkan Membaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *